Asma

Q: Saya bernama Maryanto, umur 45 tahun sudah menderita asma selama 4 tahun,  bagaimana pananganan Tahitian Noni Bioactive Beverage untuk mengatasi hal ini ?

A: Penyakit asma bronkiale di masyarakat sering di sebut sebagai bengek, asma, mengi, ampek, sasakangok, dan berbagai istilah lokal lainnya. Asma merupakan suatu penyakit gangguan jalan nafas  obstruktifinterminten yang bersifat reversibel, ditandai dengan adanya periode bronkospasme, peningkatan respon  trakea   dan bronkus terhadap berbagai rangsangan yang menyebabkan penyempitan jalan nafas. Keluhan utama penderita asma ialah sesak napas mendadak , disertai fase inspirasi yang lebih pendek dibandingkan dengan fase ekspirasi, dan diikuti bunyi mengi (wheezing), batuk yang di sertai serangan napas yang hilang timbul. Untuk dosis penggunaan Tahitian Noni Bioactive Beverage dianjurkan untuk dosis dewasa yaitu 3 x 60ml dan dosis anak-anak < 16 tahun yaitu 3×30 ml.

Pendapat Dr. Neil Solomon, PhD: “Penyakit Asma”

Bagi mereka yang menderita asma akut, kegiatan-kegiatan yang tergolong mudah seperti naik tangga atau piknik dapat mengakibatkan kesulitan dalam bernafas. asma adalah suatu kondisi kronis yang diderita oleh lebih dari 17 juta penduduk Amerika dan terus bertambah.

Penelitian-penelitian telah menunjukkan peningkatan kasus asthma di Amerika sekitar 75% antara tahun 1980 dan 1994. Sebagai tambahan, 90% dari kematian yang diakibatkan oleh asma terjadi pada orang-orang yang berusia lanjut dan mayoritasnya adalah wanita. Kebanyakan kematian akibat asthma tersebut dapat dicegah.

Di dalam paru-paru penderita asma, saluran pernafasan yang disebut bronkiolis mengerut secara tidak normal saat dipicu oleh beberapa hal seperti pencetus alergi, infeksi atau pun olahraga, yang kemudian akan menyebabkan sulitnya pengeluaran udara dari paru-paru. Banyak penelitian telah menghubungkan alergi dengan asma meskipun tidak semua penderita asma mempunyai alergi dan tidak semua orang yang alergi menderita asma.

Beberapa gejala utama dari asma adalah nafas yang terengah-engah, tidak sanggup menghidup nafas dengan baik, adanya riak atau lendir dan kehilangan energi. Bahkan dalam kasus asma yang paling ringan pun terjadi peradangan pada paru-paru yang dapat mengarah kepada masalah lain seperti infeksi pada sistem pernafasan.

Pengaruh keturunan nampaknya menjadi salah satu penyebab utama timbulnya ahma. Bagaimana pun terdapat pencetus-pencetus lain yang dapat diidentifikasi. Asma dapat disebabkan oleh alergi, olahraga, infeksi virus dan bakteri, hormon, stress dan pencetus lainnya. Sebagai catatan yang menarik yaitu: 30% hingga 40% dari penderita wanita mengalami gejala-gejala asma yang berfluktuasi saat periode menstruasi mereka tiba.

Apapun yang menjadi pencetus asma, suatu tambahan makanan seperti TAHITIAN NONI  dapat MEMBANTU MERINGANKAN gejala-gejala yang berat dengan meningkatkan serta mengatur sistem kekebalan tubuh dan struktur sel dari bronkiolis. Hal ini, saya percaya, dikarenakan nutrasetikal dalam paket-paket yang dikirimkan oleh Golgi apparatus dan retikolon kepada sel-sel yang “sakit”.

Penelitian saya memperlihatkan selain asma, gejala-gejala alergi (seperti hidung yang berair, mata yang gatal, bengkak yang disertai gatal-gatal dan bahkan eksim) juga tertolong pada orang-orang yang meminum TAHITIAN NONI. Infeksi pada paru-paru, bronkhitis dan radang paru-paru misalnya dapat terjadi karena 30 PENYEBAB. 5 Penyebab Utamanya adalah Bakteri, Virus, Mikroplasma, Jamur dan berbagai Kemikal lainnya.

Karena Tahitiannoni bekerja di tingkat selular, apapun penyebab radang paru-paru tersebut, maka Noni Tahitian memiliki kemampuan untuk menguatkan sel-sel paru-paru yang menjadi lemah dan meningkatkan kemampuan tubuh secara alami untuk mengusir penyebabnya.

Berdasarkan Solomon, dari 8.652 pengguna Tahitian Noni yang menderita asma, 67% di antaranya melaporkan gejala-gejala asma yang membaik.

Sebagai tambahan, dari 4.103 orang yang menggunakan Noni Tahitian untuk masalah pernafasan lain di luar asma, 67% melaporkan kemajuan kesehatan yang dialami.
Dari 3.483 pengguna TNBB yang mempunyai alergi secara luar biasa, 83% di antaranya melaporkan gejala-gejala alergi semakin membaik.

Sumber: Neil Solomon, MD, PhD, “Noni Juice: How Much, How Often, For What”

 

tahitian noni
bb orang asma umur 67,kegiatan morinda ttahun ini
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.