Epilepsi

Penyakit Epilepsi adalah suatu kondisi neurologis dengan kekambuhan kejang yang tak beralasan yang dapat dipicu berbagai penyebab tertentu.

Kejang merupakan gejala klinis dari sifat listrik di bagian korteks otak akibat terjadi ketidak seimbangan antara: Pemicu (eksitatori) dan penghambat (inhibitatori)dalam jaringan saraf korteks→ Kekurangan neurotransmiter inhibitori→ Meningkatnya aksi eksitatori.
**Inhibitori adalah asam gamma amino butirat =GABA.
**Eksitatori adalah glutamate.

Gejala Penyakit Epilepsi atau Ayan

Karena epilepsi disebabkan oleh tidak normalnya aktivitas sel otak, kejang-kejang dapat berdampak pada proses kordinasi otak anda. Kejang-kejang dapat menghasilkan:

  • Kebingungan yang temporer
  • Gerakan menghentak yang tidak terkontrol pada tangan dan kaki
  • Hilang kesadaran secara total


Perbedaan gejala yang terjadi tergantung jenis kejang-kejang. Pada banyak kasus, orang dengan epilepsi akan cenderung memiliki jenis kejang-kejang yang sama setiap waktu, jadi gejala yang terjadi akan sama dari kejadian ke kejadian.

Dokter mengklasifikasikan kejang-kejang secara parsial atau general, berdasarkan bagaimana aktivitas otak yang tidak normal dimulai. Pada beberapa kasus, kejang-kejang dapat dimulai secara parsial dan kemudian menjadi general.

Kejang-kejang parsial (sebagian)
Ketika kejang-kejang muncul sebagai hasil dari aktifitas otak yang tidak normal pada satu bagian otak tersebut, ilmuan menyebutnya kejang-kejang parsial atau sebagian. Kejang-kejang jenis ini terdiri dari dua kategori.

  • Simple partial seizures (kejang-kejang parsial sederhana). Kejang-kejang ini tidak menghasilkan kehilangan kesadaran. Kejang-kejang ini mungkin akan mengubah emosi atau berubahnya cara memandang, mencium, merasakan, mengecap, atau mendengar. Kejang-kejang ini bisa juga menghasilkan hentakan bagian tubuh secara tidak sengaja, seperti tangan atau kaki, dan gejala sensorik secara spontan seperti perasaan geli, vertigo dan berkedip terhadap cahaya.
  • Complex partial seizures (kejang-kejang parsial kompleks). Kejang-kejang ini menghasilkan perubahan kesadaran, itu karena anda kehilangan kewaspadaan selama beberapa waktu.

Kejang-kejang general
Kejang-kejang yang melibatkan seluruh bagian otak disebut kejang-kejang general. Empat tipe dari kejang-kejang general adalah:

  • Absence seizures (juga disebut petit mal). Kejang-kejang ini memiliki dikarakteristikan oleh gerakan tubuh yang halus dan mencolok, dan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran secara singkat.
  • Myoclonic seizures. Kejang-kejang ini biasanya menyebabkan hentakan atau kedutan secara tiba-tiba pada tangan dan kaki.
  • Atonic seizures. Juga dikenal dengan drop attack, kejang-kejang ini menyebabkan hilangnya keselarasan dengan otot-otot dan dengan tiba-tiba collapse dan terjatuh.
  • Tonic-clonic seizures (juga disebut grand mal). Kejang-kejang yang memiliki intensitas yang paling sering terjadi. Memiliki karakteristik dengan hilangnya kesadaran, kaku dan gemetar, dan hilangnya kontrol terhadap kandung kemih.

Penyebab epilepsi:

  1. Epilepsi idiopatik= primer=non-organik.
    • Penyebab tidak diketahui.      
    • Faktor keturunan lebih dominan.
  2. Epilepsi sekunder.

    • Epilepsi organik atau simtomatik.   
    • Timbul akibat penyekit gangguan fungsi otak: radang otak, penyakit pembuluh darah di otak, cedera otak, tumor otak.

Jenis-jenis Epilepsi

  1. Epilepsi grand mal
  2. Epilepsi petit mal
  3. Epilepsi fokal

Pencetus Serangan

  • Gangguan emosional: takut, frustasi, tegang dapat mencetus kejang.
  • Tidur: ada serangan lebih sering terjadi saat tidur.
  • Haid: sering beberapa hari sebelum haid, ada yang mendapat serangan hanya saat haid.
  • Demam: bervariasi, ada yang dapat serangan saat demam dan ada yang tidak.
  • Hiperventilasi (napas dalam-dalam dan cepat) dapat membangkitkan kejang pada jenis petitmal dan grandma.
  • Cahaya berkedip-kedip dapat menimbulkan kejang epilepsi
  • Cahaya televisi

Terapi Tahitian Noni Bioactive Beverage

Tujuan terapi mencapai keseimbangan neurotransmiter GABA di otak.

  • Perbaikan struktur sel
  • Regenerasi sel otak
  • Peningkatan aktivitas neurotransmiter
  • Normalisasi fungsi neuron.
tahitian noni
tahitian noni epilepsi kejang2,eksitatori,apa itu eksitatori,eksitatori adalah,jus noni sembuhkan epilepsi,jus noni sembuhkan epilepsi kejang,kejang grandma,tahitian noni dan epilepsi,tahitian nonni sembuhkan epilepsi
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.