Kanker Payudara

Penyakit Kanker Payudara biasanya lebih banyak terjadi pada:       

  • Wanita berusia diatas 45 tahun.       
  • Wanita yag mempunyai saudara, ibu atau kakak yang pernah  terkena kanker payudara.       
  • Wanita yang pernah mengidap kanker        
  • KB hormonal

JENIS-JENIS KANKER PAYUDARA

  1. Karsinoma in situ; kanker dini.
  2. Karsinoma ductul.
    – kanker saluran susu.
    – 90% kanker payudara jenis ini.
    – 25-35% akan mengalami invasif.    
  3. Karsinoma lobuler.
    – Tumbuh dikelenjar susu.
    – Masa menopause.
    – Biasanya dideteksi secara tidak sengaja dengan mammografi.
    – Tendensi menjadi invasif.
  4. Kanker invasif
    – Kaker telah menyebar dan merusak di jaringan sekitarnya.

Gejala Kanker Payudara

  • Awalnya benjolan yang diraba tanpa segaja.
  • Stadium lanjut benjolan telah melekat pada dinding dada atau kulit. Kadang bengkak, borok atau kulit seperti kulit jeruk atau teraba benjolan di ketiak.
  • Bentuk dan ukuran payudara berubah.
  • Keluar cairan abnormal diputing atau puting susu tertarik kedalam.
  • Perubahan kulit sekitar payudara misalnya bersisik.
  • Payudara nyeri, gatal dan bengkak.
  • Gejala kondisi umum: lemah, berat badan menurun, demam yang tidak kunjung sembuh, nafsu makan berkurang.

Tes Penyaringan

1. Sadari, periksa payudara sendiri.

  • Di depan cermin
  • Perhatikan kedua payudara, ada perbedaan?
  • Kedua telapak tangan ditarik kebelakang kepala, amati secara cermat adakah perbedaan kedua payudara?
  • Dengan jari-jari telusuri payudara secara bergantian. Ada sesuatu yang mencurigakan?
  • Bertolak pinggang, anda membukuk kedepan. Perhatikan baik-baik payudara anda. Ada perbedaan? Payudara kiri dan kanan?
  • Angkat lengan kiri ke kepala dan dengan jari tangan kanan periksa payudara kiri anda. Adakah yang mencurigakan?
  • Tekan puting susu. Adakah cairan yang keluar?
  • Bantal diletakan dibahu dan lengan kiri di Tarik keatas. Dan dengan jari tangan kanan merapa payudara kiri. Ada sesuatu kelainan?

2. Mammografi

3. USG Payudara

Terapi Tahitian Noni Bioactive Beverage

Iridoid->

  1. Menghambat STAT 3 (Signal Transducer and Activator of Transcription) **STAT 3 mengubah sel sehat menjadi sel kanker
  2. Menghambat angiogenesis, oleh bioaktif Tahitian Noni:
    • Sitotoksik sel kanker oleh bioaktif Damnacantal.
    • Aktifkan apoptosis oleh monoterpen.
  3. Mencegah metastase sel kanker-> menghambat MMPs=
    Metaloproteinase-> yang merusak matriks ekstra seluler.
  4. Imunomodulator.
tahitian noni
susu morinda
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.